Jumat, 20 November 2009

Spongebob - I Can't Keep My Eyes Off of You


Oh baby they may call me a fool
But I can't help our gravitational pull

When I stuff you with cotton candy it reminds me your so sweet
When we go riding it's dandy the way you hang on to the seat
Bay-e-ay-e-ay-e-bay!

When I'm with you our love is stronger than glue
OH BABY!
There isn't anything, there is nothing in the world I wouldn't do!
For you!

( fighting sounds)

"Patty, are you okay sweetems?"
I'm so sorry!! I'll never let you out of my sight again
And I'll always keep you out of harms way

Oh baby, I love you so strong that's why I'm singing this song
BABY!
Your looks are sweeter than honey from your pickles to your buns, it ain't even funny

( ad lib)

"Don't worry Patty, I'll take care of this. There you go"
All better
Oh baby

Naruto - Alive


Dare datte shippai wa suru nda
Hazukashii koto janai
Kono kizu o muda ni shinai de
Waratte arukereba ii

(RAP)
Sou shizuka na kuuki suikomi
Hiroki sora ni kao age tobikomi
Toki ni ame ga futtara hito yasumi
Jaa yukusaki wa kaze fuku mama ni
Takusan no matotteru koukai
Kono kizu o muda ni shicha shounai
Ude ni kunshou kizami ikoukai shougai
Sou kokkara ga show time

Ah iroasete kono pora naka de ikiteru kako no jibun toka
Itsumo tsuru nde hi no nai you ni
Ibasho mitsukete hiataru you ni
Konna kanji de hibi kattou ippo fumidasu beki ganbou
Makkou shoubu jibun ni muke issou koko de kono uta hibikasou

Dare datte shippai wa suru nda
Hazukashii koto janai
Kono kizu o muda ni shinai de
Waratte arukereba ii

(RAP)
Kyou hajimari o tsugeru asayake yume to genjitsu no hazama de
What's say kono koe kareru sono hi made
Korogari tsudzukeru another day
Shuppotsu shinkou kamase in o shindou kaitaku michi ippon yeah
Yagate toori ni hanasake soshite mirai ni mugete habatake
Genjitsu omoku nokkaru ga mezase chouten like a no culture
Saru ga saru ni shikanarenai oh
Jibun wa jibun ni shikanarenai yo
Asu o ki ni shite shita muku mae ni
Kyou no jibun no ki no muku mama ni
Saisei kyou wa chou kaisei nanimo nayami nankanaize

Omoku no shikakaru genjitsu ga
Ima no boku o semetateteru
Kantan ni wa ikanai na
Sonna koto kurai chouchi shiteru yo

Dare datte shippai wa suru nda
Hazukashii koto janai
Kono kizu o muda ni shinai de
Waratte arukereba ii
Takusan no koukai o matotte
Aji no aru hito ni naru sa
Kanashimi mo kaze ni kaete
Tsuyoku susunde ikereba ii

(RAP)
Sou shizuka na kuuki suikomi
Hiroki sora ni kao age tobikomi
Toki ni ame ga futtara hito yasumi
Jaa yukusaki wa kaze fuku mama ni
Takusan no matotteru koukai
Sono kizu o muda ni shicha shounai
Ude ni kunshou kizami ikoukai shougai
Sou kokkara ga show time

http://www.hitslyrics.com/n/naruto-lyrics-25010/alive-lyrics-940791.html


Naruto - Wind

Cultivate your hunger before you idealize.
Motivate your anger to make them all realize.
Climbing the mountain, never coming down.
Break into the contents, never falling down.

My knee is still shaking, like I was twelve,
Sneaking out of the classroom, by the back door.
A man railed at me twice though, but I didn't care.
Waiting is wasting for people like me.

Don't try to look so wise.
Don't cry 'cause you're so right.
Don't dry with fakes or fears,
'Cause you will hate yourself in the end.

(Repeats)

You say, "Dreams are dreams."
"I ain't gonna play the fool anymore."
You say, "'Cause I still got my soul."

Take your time, baby, your blood needs slowing down.
Breach your soul to reach yourself before you gloom.
(Re)flection of fear makes shadows of nothing, shadows of nothing.

You still are blind, if you see a winding road,
'Cause there's always a straight way to the point you see.

Don't try to live so wise.
Don't cry 'cause you're so right.
Don't dry with fakes or fears,
'Cause you will hate yourself in the end.

(Repeats 3 times )
'Cause you will hate yourself in the end.
'Cause you will hate yourself in the end.
'Cause you will hate yourself in the end.
'Cause you will hate yourself in the end.

http://www.stlyrics.com/songs/n/naruto25010/wind940796.html

Saman - Tarian asal daerah Aceh

Nih salah satu tari yang gw sukaaaa...
Coz gerakannya asik n duduk doank...
Tapi gag gampang lohh..
Buktinya gw ma tmen2 gw pda susah ngikutinnya..
nih w kasih sedikit yang gw tau ttg saman,, hhe

Di antara beraneka ragam tarian dari pelosok Indonesia, tari saman termasuk dalam kategori seni tari yang sangat menarik. Keunikan tari saman ini terletak pada kekompakan gerakannya yang sangat menakjubkan. Para penari saman dapat bergerak serentak mengikuti irama musik yang harmonis. Gerakan-gerakan teratur itu seolah digerakkan satu tubuh, terus menari dengan kompak, mengikuti dendang lagu yang dinamis. Sungguh menarik, bukan? Tak salah jika tari saman banyak memikat hati para penikmat seni tari. Bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari mancanegara. Sekarang, mari kita ulas lebih dalam lagi mengenai tarian unik ini.


Sejarah
Mengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini di namakan Saman karena diciptakan oleh seorang Ulama Aceh bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari dataran tinggi Gayo. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media dakwah.


Pada mulanya, tari saman hanya ditampilkan untuk even-even tertentu, khususnya pada saat merayakan Hari Ulang Tahun Nabi Besar Muhammad SAW atau disebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya, tari saman ditampilkan di bawah kolong Meunasah (sejenis surau panggung). Namun seiring perkembangan zaman, tari Saman pun ikut berkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan. Kini, tari saman dapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan waktu, peristiwa atau upacara tertentu. Tari Saman dapat ditampilkan pada setiap kesempatan yang bersifat keramaian dan kegembiraan, seperti pesta ulang tahun, pesta pernikahan, atau perayaan-perayaan lainnya. Untuk tempatnya, tari Saman biasa dilakukan di rumah, lapangan, dan ada juga yang menggunakan panggung.


Tari Saman biasanya ditampilkan dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syekh. Penari Saman dan Syekh harus bisa bekerja sama dengan baik agar tercipta gerakan yang kompak dan harmonis.


Makna dan Fungsi


Tari Saman dijadikan sebagai media dakwah. Sebelum Saman dimulai, tampil pemuka adat untuk mewakili masyarakat setempat. Pemuka adat memberikan nasehat-nasehat yang berguna kepada para pemain dan penonton. Syair-syair yang di antunkan dalam tari Saman juga berisi petuah-petuah dan dakwah.
Berikut contoh sepenggal syair dalam tari S aman:


Reno tewa ni beras padi, manuk kedidi mulu menjadi rempulis bunge.

Artinya:
Betapa indahnya padi di sawah dihembus angin yang lemah gemulai. Namun begitu, burung kedidi yang lebih dulu sebagai calon pengantin serta membawa nama yang harum.

Namun dewasa ini, fungsi tarian saman menjadi bergeser. Tarian ini jadi lebih sering berfungsi sebagai media hiburan pada pesta-pesta, hajatan, dan acara-acara lain.


Nyanyian
Pada tari Saman, terdapat 5 macam nyanyian :

1. Rengum, yaitu sebagai pembukaan atau mukaddimah dari tari Saman (yaitu setelah dilakukan sebelumnya keketar pidato pembukaan). Rengum ini adalah tiruan bunyi. Begitu berakhir langsung disambung secara bersamaan dengan kalimat yang terdapat didalamnya, antara lain berupa pujian kepada seseorang yang diumpamakan, bisa kepada benda, atau kepada tumbuh-tumbuhan.
2. Dering, yaitu rengum yang segera diikuti oleh semua penari.

3. Redet, yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari.

4. Syek, yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak.

5. Saur, yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.


Gerakan
Tarian saman menggunakan dua unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tarian saman: Tepuk tangan dan tepuk dada. Diduga, ketika menyebarkan agama Islam, syeikh saman mempelajari tarian melayu kuno, kemudian menghadirkan kembali lewat gerak yang disertai dengan syair-syair dakwah Islam demi memudahkan dakwahnya. Dalam konteks kekinian, tarian ritual yang bersifat religius ini masih digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah melalui pertunjukan-pertunjukan.

Tarian Saman termasuk salah satu tarian yang cukup unik, karena hanya menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak guncang, kirep, lingang, surang-saring (semua gerak ini adalah bahasa Gayo). Selain itu, ada 2 baris orang yang menyanyi sambil bertepuk tangan dan semua penari Tari Saman harus menari dengan harmonis. Dalam Tari Saman biasanya, temponya makin lama akan makin cepat supaya Tari Saman menarik.

Penari
Pada umumnya, tari Saman dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki. tetapi jumlahnya harus ganjil. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, tarian ini juga dimainkan oleh kaum perempuan. Pendapat Lain mengatakan tarian ini ditarikan kurang dari 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi. Namun, perkembangan di era modern menghendaki bahwa suatu tarian itu akan semakin semarak apabila ditarikan oleh penari dengan jumlah yang lebih banyak. Di sinilah peran Syeikh, ia harus mengatur gerakan dan menyanyikan syair-syair tari Saman.

Kostum atau busana khusus saman terbagi dari tiga bagian yaitu:
· Pada kepala: bulung teleng atau tengkuluk dasar kain hitam empat persegi. Dua segi disulam dengan benang seperti baju, sunting kepies.
· Pada badan: baju pokok/ baju kerawang (baju dasar warna hitam, disulam benang putih, hijau dan merah, bahagian pinggang disulam dengan kedawek dan kekait, baju bertangan pendek) celana dan kain sarung.
· Pada tangan: topeng gelang, sapu tangan. Begitu pula halnya dalam penggunaan warna, menurut tradisi mengandung nilai-nilai tertentu, karena melalui warna menunjukkan identitas para pemakainya. Warna-warna tersebut mencerminkan kekompakan, kebijaksanaan, keperkasaan, keberanian dan keharmonisan.

Tari saman memang sangat menarik. Pertunjukkan tari Saman tidak hanya populer di negeri kita sendiri, namun juga populer di mancanegara seperti di Australia dan Eropa. Baru-baru ini tari saman di pertunjukkan di Australia untuk memperingati bencana besar tsunami pada 26 Desember 2006 silam. Maka dari itu, kita harus bangga dengan kesenian yang kita miliki, dan melestarikannya agar tidak punah.


Sumber :http://ensiklopedi-budaya-indonesia.blogspot.com